2018, WhatsApp Punah di BlackBerry dan Windows Phone

POJOKSERU.COM- Bagi anda pengguna BlackBerry dan Windows Phone, bersiaplah. Pasalnya, mulai 1 Januari 2018, layanan aplikasi pesan singkat WhatsApp dipastikan tidak lagi bisa diakses di ponsel dengan sistem operasi Windows Phone 8.0 dan BlackBerry OS atau BlackBerry 10. Hal tersebut disampaikan oleh WhatsApp dalam penyataan resminya.

Penghentian operasi layanan WhatsApp ternyata juga direncakan pada sejumlah ponsel pintar yang sudah lama beredar. Seperti akan menyasar pada Nokia S40 pada 31 Desember 2018 dan ponsel Android versi 2.3.7 pada 1 Februari 2020.

“Ketika kami memulai WhatsApp di 2009, penggunaan perangkat seluler oleh orang-orang terlihat sangat berbeda dari sekarang. Apple App Store hanya berumur beberapa bulan. Sekitar 70 persen smartphone yang terjual pada saat itu memiliki sistem operasi yang ditawarkan oleh BlackBerry dan Nokia,” jelas keterangan tersebut.

Sekarang, lanjut WhatsApp, langkah memangkas platform itu karena ponsel tersebut kini sudah tidak lagi populer di masyarakat dan tentunya sudah lama. Sehingga, hal ini menjadi alasan perusahaan mengakhiri dukungan pada ponsel tersebut.

“Jadi sistem operasi mobile yang ditawarkan Google, Apple dan Microsoft saat itu yang mencapai 99,5 persen, kini tidak lebih dari 25 persen saja yang terjual saat ini,” ungkapnya.

Sementara itu, meski ada rencana menghentikan operasi sejumlah ponsel lama, pihaknya masih mendukung pengoperasian beberapa ponsel. Namun, pihaknya memastikan dukungan itu tidak dalam bentuk pengembangan, yang berarti fitur WhatsApp bisa berhenti berfungsi setiap saat.

“Ini adalah keputusan yang sulit untuk kami buat, tapi yang tepat untuk memberi orang cara yang lebih baik untuk tetap berhubungan dengan teman, keluarga, dan orang yang dicintai dengan menggunakan WhatsApp. Jadi, jika Anda menggunakan salah satu perangkat seluler yang terpengaruh ini, kami sarankan untuk meng-upgrade ke Android, iPhone, atau Windows Phone yang lebih baru.”

LIHAT JUGA:   Monyet Mungil Ini Ternyata Hasil Kloningan Ilmuwan China
Loading...