Korea Utara Diambang Kemiskinan, Perayaan Ulang Tahun Kim Jong Un Batal!

POJOKSERU.COM- Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un diyakini berulang tahun yang ke-34 pada hari ini, Senin (8/1). Namun tidak ada perayaan, atau keramaian yang tampak di ibu kota. Hal ini dikarenakan kondisi ekonomi di Korut semakin kacau, sejak sanksi internasional dijatuhakan beberapa bulan lalu.

Padahal, perhelatan serta perayaan publik biasa dilaksanakan masyarakat negara itu sebagai bentuk pemujaan dan kesetiannya yang sangat tinggi terhadap rezim negara di Asia Timur itu.

“Sanksi internasional, terutama pasca uji coba nuklir ke-6 September lalu telah menyebabkan semakin banyaknya kesulitan yang dihadapi rakyat. Banyak dari rakyat kehilangan pekerjaan sebagai akibat terhentinya ekspor batu bara dan minyak secara bertahap,” kata sumber tersebut.

Sumber tersebut juga mengatakan bahwa sanksi internasional turut menyebabkan menurunnya opini publik Korut terhadap Kim Jong-un. Hal itu disebut menjadi salah satu alasan lainnya mengapa hari jadi Kim Jong-un tidak semeriah peringatan ulang tahun bahkan hari kematian kakeknya, Kim Il Sung, dan sang ayah, Kim Jong-il.

Selama ini, hari ulang tahun Kim Jong-un juga tidak dijadikan hari libur nasional seperti kakek dan ayahnya. Selama ini, hari jadi Kim Jong-il yang jatuh pada 16 Februari bahkan diperingati sebagai Hari Bintang Cemerlang.

Adapun hari jadi Kim Il Sung pada 15 April diperingati sebagai Hari Matahari.

“Ketika pemerintah mendorong propaganda mengenai pengembangan nuklir dan rudalnya, sementara itu para pedagang serta rakyat kehilangan pekerjaan mereka dan kelaparan meningkat tahun ini, orang hanya akan menertawakan Kim Jong-un jika menjadikan hari ultahnya sebagai hari libur nasional. Karena itu opini publik terhadap Kim Jong-un telah menurun ke level baru,” ujar sumber itu.

LIHAT JUGA:   Dokter Bilang Memotong Alpukat Bisa Menyerang Saraf, Ini Sebabnya

Di sisi lain, minimnya kemegahan dan perayaan di hari ulang tahun Kim Jong-un ini disebut sebagai salah satu upaya sang adik, Kim Yo-jong, yang tengah mencoba memperbaiki dan menjadikan citra kakaknya itu sebagai pemimpin baik hati di mata rakyat.

Loading...