Nafsu Dipancing Gadis 15 Tahun, Goyangan Dua Lajang Cuma Tahan 6 Menit dan….

POJOKSERU.COM- Personil Polsek Bukit Bestari, berhasil meringkus Pria berinisial A (20) dan P (21), karena melakukan pencabulan terhadap gadis berusia 15 tahun yang masih berstatus pelajar, di sebuah kamar kos di Kelurahan Tanjung Ayun Sakti, Kecamatan Bukit Bestari. Kedua tersangka diamankan petugas berdasarkan laporan dari kedua orang tua korban.

Kapolsek Bukit Bestari Kompol Arbaridi Jumhur melalui Kanitreskrim Polsek Bukit Bestari Ipda Haris Baltasar membenarkan pihaknya menangkap kedua pelaku berdasarkan LP-B-Nomor 4/91/2018/RES TPI/RES Bukit Bestari. Perbuatan pelaku terungkap setelah korban bercerita kepada temannya. Cerita korban sampai ke telinga orangtuanya. Mendapat cerita itu, orangtua korban langsung melapor ke Polsek Bukit Bestari.

“Kejadiannya tanggal 18 Januari lalu, tak kurang 24 jam kita langsung menangkap kedua pelaku di salah satu warnet yang ada di sekitar Batu 5 Bawah,” ujar Haris saat ditemui di kantornya, Senin (5/2/2018).

Dia menuturkan, perbuatan pelaku bermula saat keduanya mengajak korban untuk membeli casing handphone (HP). Bukannya mencari casing HP, korban malah diajak keliling Tanjungpinang. Kemudian, pelaku membawa korban ke kos-kosannya.

Setibanya di kos-kosan, P langsung membuka celana korban, lalu menyetubuhinya. Setelah Putra, Ahmat langsung ambil giliran menggerayangi korban. “Korban dijanjikan chasing HP, sampai di kosannya pelaku langsung menggilir d korban, P melakukannya selama 6 menit, sedangkan A 10 menit,” ujarnya seperti dilansir dari okezone.

Kata Haris, saat ini kasus kedua pelaku masih didalami penyidik. Akibat perbuatannya, mereka dijerat Pasal 81 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 sebagaimana diubah Nomor 23 UU RI Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Kedua pelakunya terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara,” ujar Haris.

Di tempat sama, P mengaku mengenal korban baru satu bulan lamanya di warnet. Dia mengakui perbuatannya menyetubuhi korban di kos-kosannya. Menurut dia, mereka mau melakukannya karena korban memancing nafsu keduanya. “Kenal satu bulan, kita sering ketemu di warnet. Kita bergantian melakukannya,” ujar P.

LIHAT JUGA:   Anies Dihadang Paspampres, Maruarar Sirait: Semua Murni Keteledoran Saya

A menambahkan, saat berhubungan badan dengan kondisi sadar. Dia menuturkan melakukan hanya sekali saja. “Malah dia (korban) yang pancing. Kita melakukannya dalam kondisi sadar dan cuma satu kali saja,” tutup A.

Loading...