Pelayan di Cafe Ini Wajib Miliki Payudara Besar, Biar Apa?

POJOKSERU.COM- Jepang selalu punya konsep unik untuk memasarkan bisnis, termasuk bisnis kuliner. Orang Jepang selalu memiliki inovasi bahkan terkesan sedikit nyeleneh.

Setelah kemunculan Vampire Cafe, Maid Cafe, dan kafe-kafe bertema unik lainnya, masyarakat internasional kembali dikejutkan dengan kemunculan kafe berkonsep “Paisura” pertama di Tokyo.

Anda mungkin bertanya-tanya, apakah arti dari kata paisura? Berdasarkan data yang berhasil dihimpun Okezone, kata Paisura sebetulnya berasal dari penggabungan dua kata yakni, Oppai untuk Pai dan Sura berasal dari kata Surashu. Jika diartikan, paisura memiliki arti memotong atau membelah. Hmm.. kira-kira apa ya yang dibelah.

Dilansir okezone dari Koreaboo, Sabtu (10/2/2018), Muchi Cafe ternyata mempekerjakan lima wanita cantik yang memiliki ukuran payudara di atas rata-rata. Mereka harus mengenakan sebuah tali yang digunakan seperti sedang memakan tas selempang. Sehingga secara tidak langsung akan menonjolkan bentuk dan ukuran payudara mereka.

Mereka juga diwajibkan mengenakan busana yang dapat menghasilkan efek paisura. Pasalnya, kelima pelayan seksi tersebut harus melayani para pengunjung selama kurang lebih 90 menit, sesuai dengan paket yang ditawarkan pihak pengelola.

Kafe berkonsep pop-up ini memang didedikasikan bagi para pengunjung yang memiliki ketertarikan pada paisura. Muchi Cafe rencananya akan dibukan di sekitar stasiun Shinjuku pada bulan Maret mendatang.

Untuk menu makanannya sendiri, pihak Muchi Cafe belum merilis pernyataan resmi seputar hidangan apa saja yang akan mereka suguhkan. Namun banyak yang berasumsi bahwa kafe ini akan menyajikan berbagai makanan unik sesuai dengan konsep paisura yang mereka usung, seperti kue berbentuk payudara dan makanan bercita rasa manis lainnya.

Jangan salah, tahun lalu, masyarakat Jepang juga sempat heboh ketika sebuah cafe berkonsep serupa resmi dibuka di Tokyo. Kafe tersebut terinspirasi dari karya photographer asal Jepang, Yuria, yang memungkinkan pengunjung untuk mengagumi keindahan paha wanita saat mereka sedang menikmati anggur dan makan malam. Bahkan, kafe ini dengan gamblangnya menampilkan paha wanita pada buku menunya yang kemungkinan besar menjadi inspirasi di balik kemunculan Muchi Kafe.

LIHAT JUGA:   Pohon Raksasa Berusia Ratusan Tahun Ditemukan di Hutan Kalimantan
Loading...